Sekolah Tak Berdinding di Wunabunggu, Prajurit Yonif 742/SWY Rawat Mimpi Anak Papua

    Sekolah Tak Berdinding di Wunabunggu, Prajurit Yonif 742/SWY Rawat Mimpi Anak Papua
    Personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema, Pos Titik Kuat Wunabunggu menggelar patroli keamanan yang dirangkaikan dengan Komunikasi Sosial (Komsos), Pembinaan Teritorial (Binter) terbatas, serta kegiatan mengajar anak-anak di sekolah darurat, Minggu (26/7/2026).

    LANNY JAYA - Di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan, belasan anak di Kampung Wunabunggu, Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, tetap menyimpan mimpi besar. Harapan itu kembali menyala ketika prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema datang bukan hanya membawa senjata, tetapi juga buku, pengetahuan, dan semangat untuk belajar.

    Minggu (26/7/2026), personel Pos Titik Kuat Wunabunggu menggelar patroli keamanan yang dirangkaikan dengan Komunikasi Sosial (Komsos), Pembinaan Teritorial (Binter) terbatas, serta kegiatan mengajar anak-anak di sekolah darurat.

    Sebanyak 14 personel dipimpin Dantim 2 Sertu Yusten Zakarias bergerak menuju lokasi kegiatan. Setibanya di kampung, prajurit disambut warga yang mengantar anak-anak mereka untuk mengikuti proses belajar.

    Di tengah keterbatasan karena belum tersedianya gedung sekolah, guru tetap, dan sarana belajar memadai, Pratu Yulianus Ola Gega mengambil peran sebagai pengajar. Kegiatan tersebut turut didampingi tokoh masyarakat setempat, Bapa Awan Weya, yang membantu menerjemahkan bahasa agar proses belajar berjalan lebih mudah.

    Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan bahwa tugas prajurit di Papua tidak hanya berkaitan dengan pengamanan wilayah.

    “Kehadiran TNI di tanah Papua adalah wujud nyata negara dalam melindungi masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya harapan. Pendidikan merupakan fondasi masa depan. Karena itu, di tengah tugas pengamanan, prajurit kami berupaya hadir agar hak belajar anak-anak Papua tetap terpenuhi dalam kondisi apa pun, ” tegas Letkol Inf Dedi.

    Danpos TK Wunabunggu Letda Inf Mathias David Metikores mengatakan, semangat belajar anak-anak di wilayah tersebut sangat tinggi meski dihadapkan pada keterbatasan fasilitas pendidikan.

    “Anak-anak di Wunabunggu memiliki cita-cita yang tinggi. Mereka memiliki mimpi yang sama besarnya dengan anak-anak di daerah lain. Namun, keterbatasan gedung sekolah, guru tetap, dan peralatan belajar menjadi tantangan. Karena itu, kami berupaya menjaga semangat belajar mereka agar tidak padam, ” ujarnya.

    Kepedulian tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Bapa Awan Weya mengungkapkan rasa syukur atas perhatian Satgas Yonif 742/SWY terhadap pendidikan anak-anak di Kampung Wunabunggu.

    “Kami berterima kasih kepada TNI yang telah peduli terhadap pendidikan anak-anak di wilayah kami. Kehadiran Bapak TNI membawa harapan baru bagi anak-anak Papua di sini, ” kata Bapa Awan.

    Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa tugas prajurit di wilayah perbatasan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap masyarakat. Dari patroli keamanan hingga mengajar di sekolah darurat, prajurit Satgas Yonif 742/SWY berupaya menjaga keamanan sekaligus menyalakan harapan anak-anak Papua.

    Di Wunabunggu, seragam loreng hari itu bukan hanya menjadi simbol penjaga keamanan. Di mata anak-anak, prajurit TNI hadir sebagai guru, sahabat, dan sosok yang ikut menjaga agar mimpi mereka tetap hidup.

    (PERS)

    yonif742swy koopstnihabema satgaspamtasripng lannyjaya wunabunggu papuapegunungan sekolahdarurat tnihadiruntukrakyat beritatni
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 511/DY Berbagi Usai Ibadah...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 511/DY Gelar Anjangsana ke...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Sambut Peserta Long March SMA Taruna Pelita, Pangdam Siliwangi Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah
    Surat Keysa Dijawab, Kepala Staf Angkatan Darat  Perintahkan Prajurit Segera Bangun Jembatan Gantung
    Surat Keysa untuk Presiden: Tali Slink Jembatan Lepas, Puluan Siswa Minta Jembatan Segera Diperbaiki
    Dr. Hendri: Mengembalikan Pendidikan sebagai Jantung Perjuangan PERTI
    Pangdam III/Siliwangi Lantik Prajurit Baru Dikmata Infanteri dan Kesehatan Gelombang II TA 2026

    Ikuti Kami