LANNY JAYA - Di tengah hamparan alam Lanny Jaya yang memukau namun menyimpan tantangan, sebuah secercah harapan kini menyala bagi masa depan pendidikan anak-anak Papua. Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Mobile RI–PNG Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) tak tinggal diam melihat kondisi SDN Kuyawage di Kampung Wome, Distrik Kuyawage, yang memprihatinkan. Pada Kamis (21/5/2026), puluhan personel TNI bersama semangat gotong royong masyarakat bahu-membahu merenovasi bangunan sekolah yang diperkirakan 80 persen tidak layak pakai.
Upaya ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan wujud nyata kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan di salah satu wilayah terpencil Papua Pegunungan. Dinding yang kusam kini disulap dengan warna baru, lingkungan sekolah yang tadinya kurang nyaman diubah menjadi lebih segar, siap menyambut kembali keceriaan belajar anak-anak.
“Pendidikan adalah fondasi penting untuk membangun masa depan generasi muda Papua. Melihat kondisi sekolah yang memprihatinkan, kami terpanggil untuk membantu. Kami ingin anak-anak di Kuyawage tetap memiliki semangat belajar di tempat yang aman dan layak, ” ujar Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P.
Beliau menambahkan, kehadiran TNI di Bumi Cenderawasih melampaui sekadar menjaga keamanan.
“Kehadiran TNI harus membawa solusi dan harapan bagi masyarakat, termasuk mendukung kemajuan pendidikan di Papua, ” tegasnya.
Letda Inf Hendra Yudha Negara, S.I.P., Perwira Seksi Teritorial Satgas Yonif 742/SWY, yang memimpin langsung kegiatan di lapangan, memaparkan bagaimana personel membawa perlengkapan bangunan sembari menjalankan patroli. Fokus utama adalah perbaikan bagian luar sekolah, termasuk pengecatan, demi menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan cerah.
“Proses rehabilitasi ini kami lakukan bersama masyarakat, ini adalah bukti nyata kebersamaan dan semangat gotong royong antara TNI dan warga, ” jelas Letda Inf Hendra Yudha Negara.
Tak hanya fokus pada bangunan sekolah, Satgas Yonif 742/SWY juga menyentuh aspek kesehatan masyarakat dengan menggelar pelayanan kesehatan gratis, terutama bagi para lansia di Distrik Kuyawage.
Lettu Inf Arya Sayaka, S.Tr.(Han)., Danpos TK Kuyawage, menekankan pentingnya pendekatan teritorial dan kemanusiaan.
“Kami ingin keberadaan TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Antusiasme warga dan anak-anak menjadi semangat bagi kami untuk terus membantu masyarakat di wilayah ini, ” ungkapnya.
Tanggapan positif datang dari masyarakat dan para pendidik. Kardis Kogoya, guru honorer SDN Kuyawage, tak kuasa menahan rasa syukurnya.
“Kami sangat berterima kasih karena sekolah ini akhirnya mendapat perhatian. Anak-anak sekarang bisa belajar dengan lebih nyaman, ” tuturnya.
Kolaborasi erat antara Satgas Yonif 742/SWY dan masyarakat ini menjadi cerminan indah kemanunggalan TNI dan rakyat, sebuah langkah nyata dalam mendukung pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan di pelosok Papua.
(PERS)

Updates.