Satgas Yonif 742/SWY Evakuasi Darurat Warga Sakit di Pedalaman Lanny Jaya, Terbangkan Pasien ke Tiom

    Satgas Yonif 742/SWY Evakuasi Darurat Warga Sakit di Pedalaman Lanny Jaya, Terbangkan Pasien ke Tiom
    Personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) bergerak cepat mengevakuasi seorang warga yang mengalami kondisi darurat medis dari Distrik Wano Barat, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Sabtu (23/5/2026).

    LANNY JAYA - Personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) bergerak cepat mengevakuasi seorang warga yang mengalami kondisi darurat medis dari Distrik Wano Barat, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Sabtu (23/5/2026).

    Evakuasi dilakukan oleh personel Pos TK Ninggeyagin terhadap Bapa Minius Wanena (40), warga Desa Wingga yang mengalami gangguan kesehatan serius dan membutuhkan penanganan medis lanjutan.

    Pasien dievakuasi melalui Airstrip Bandara Ninggeyagin menggunakan Pesawat Caravan PK-MVK menuju fasilitas kesehatan di Tiom karena keterbatasan layanan medis di wilayah pedalaman.

    Komandan Pos TK Ninggeyagin, Lettu Inf Sahli, mengatakan proses evakuasi dilakukan segera setelah pesawat tiba di lokasi.

    “Begitu pesawat tiba, personel langsung membantu membopong dan mendampingi pasien menuju pesawat untuk segera diterbangkan ke Tiom. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami di lapangan, ” ujar Lettu Inf Sahli.

    Ia menjelaskan, kondisi geografis pegunungan serta terbatasnya akses transportasi membuat evakuasi udara menjadi langkah tercepat untuk menyelamatkan pasien.

    Proses evakuasi berlangsung aman dan mendapat perhatian warga sekitar yang turut menyaksikan kegiatan kemanusiaan tersebut di sekitar area bandara.

    Secara terpisah, Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, mengapresiasi kesigapan personel Pos Ninggeyagin dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat.

    “TNI hadir untuk membantu masyarakat, terutama di wilayah pedalaman yang memiliki keterbatasan akses kesehatan. Apa yang dilakukan personel kami merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kepada rakyat, ” tegas Dedi Risdiantoro.

    Menurutnya, kehadiran Satgas di Papua tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat di daerah penugasan.

    Aksi cepat personel Satgas Yonif 742/SWY tersebut diharapkan dapat membantu proses penanganan medis pasien sekaligus memperkuat hubungan baik antara TNI dan masyarakat di wilayah Papua Pegunungan.

    Sumber: Pen Satgas 742

    evakuasi medis satgas yonif 742 lanny jaya papua kemanusiaan tni ad papua pegunungan beritanasional
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 742/SWY Gelar Pengobatan Gratis...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 511/DY Bagikan Pakaian Layak...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Yonif 742/SWY Renovasi SDN Kuyawage di Lanny Jaya, Wujud Nyata Program Presiden untuk Pendidikan Papua
    Pangdam III/Siliwangi: Sertijab Dandeninteldam Jadi Momentum Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Prajurit
    Satgas Yonif 742/SWY Hadirkan Rasa Aman dan Harapan di Papua Pegunungan, Warga Wamitu: “TNI Sudah Jadi Keluarga Kami”
    Satgas Yonif 511/DY Bagikan Alat Tulis untuk Anak-Anak di Kampung Popome
    Pangdam III/Siliwangi: Jadikan Idul Adha Momentum Memperkuat Iman, Pengorbanan, dan Kemanunggalan TNI-Rakyat

    Ikuti Kami