LANNY JAYA - Di tengah dinginnya udara Papua Pegunungan, langkah prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 742/SWY Titik Kuat (TK) Wamitu menghadirkan kehangatan yang menyentuh hati masyarakat. Tidak hanya menjalankan patroli keamanan, personel TNI juga turun langsung menyapa warga melalui kegiatan anjangsana humanis di Kampung Wamitu, Distrik Goa Balim, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Kamis (28/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di wilayah perbatasan bukan sekadar menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat Papua Pegunungan.
Dipimpin langsung Bintara Analis Sertu Chrisintio Marshall Tukan bersama Wakil Komandan Tim 1 Serda M. Firdaus, sebanyak 16 personel Satgas Yonif 742/SWY menyusuri kampung dan mendatangi rumah-rumah warga. Kehadiran mereka disambut hangat masyarakat yang merasa aman dan diperhatikan.
Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan bahwa tugas prajurit di Papua bukan hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga memastikan masyarakat merasakan ketenteraman dan perhatian dari negara.
“Tugas kami di garis depan bukan sekadar menjaga setiap jengkal tanah air, tetapi memastikan masyarakat Papua Pegunungan merasakan rasa aman dan kepedulian yang nyata. Patroli keamanan yang dipadukan dengan pendekatan humanis ini adalah komitmen kami untuk menjadi pelindung sekaligus sahabat masyarakat, ” tegas Letkol Inf Dedi Risdiantoro.
Menurutnya, pendekatan persuasif dan penuh kekeluargaan menjadi salah satu strategi penting dalam menciptakan situasi kondusif di wilayah Papua Pegunungan.
Senada dengan hal tersebut, Danpos TK Wamitu Kapten Inf Agus Julkarnain menyampaikan bahwa kedekatan dengan masyarakat menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah penugasan.
“Keamanan wilayah memang prioritas utama, tetapi pendekatan dari hati ke hati adalah kekuatan terbesar kami. Melalui anjangsana ini, kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat dan menunjukkan bahwa TNI selalu hadir untuk rakyat, ” ungkap Kapten Inf Agus Julkarnain.
Suasana penuh keakraban terlihat saat para prajurit berdialog bersama warga Kampung Wamitu. Tokoh masyarakat setempat, Bapa Jhon Kagoya, mengaku bersyukur atas kehadiran personel Satgas yang dinilai membawa rasa aman bagi masyarakat.
“Kami masyarakat Kampung Wamitu sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Kehadiran Satgas membuat kami merasa aman, tenang, dan diperhatikan. Mereka bukan hanya aparat keamanan, tetapi sudah menjadi keluarga bagi masyarakat di sini, ” tutur Bapa Jhon Kagoya.
Kegiatan patroli sekaligus anjangsana ini menjadi gambaran nyata wajah humanis TNI di Papua Pegunungan. Di balik seragam loreng dan tugas berat menjaga wilayah perbatasan, para prajurit Satgas Yonif 742/SWY hadir membawa harapan, persaudaraan, dan kedamaian bagi masyarakat.
Langkah heroik para prajurit di Kampung Wamitu pun menjadi simbol bahwa menjaga keutuhan NKRI tidak hanya dilakukan dengan senjata, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan yang mampu merebut hati rakyat.
(Pen Satgas 742)

Updates.