LANNY JAYA - Semangat membangun pendidikan di pedalaman Papua terus diwujudkan Satgas Pamtas Mobile RI–PNG Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY). Melalui Pos TK Kuyawage, prajurit TNI melanjutkan progres rehabilitasi SD Negeri Kuyawage di Kampung Wome, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan karya bakti tersebut menjadi bagian dari program strategis pemerintah dalam mendukung pemerataan pendidikan di Papua Pegunungan. Renovasi sekolah itu juga merupakan tindak lanjut dari perhatian langsung Presiden Republik Indonesia dan Panglima TNI terhadap kondisi fasilitas pendidikan di wilayah pedalaman Papua.
Perbaikan dilakukan karena kondisi bangunan SDN Kuyawage sebelumnya sangat memprihatinkan. Sekitar 80 persen bagian sekolah mengalami kerusakan berat dan nyaris tidak layak digunakan sebagai tempat belajar mengajar bagi para siswa.
Komandan Satgas Pamtas Mobile RI–PNG Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan bahwa kehadiran TNI di Papua bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
“Anak-anak di Kuyawage adalah generasi penerus bangsa. Melihat kondisi sekolah yang sudah tidak layak, kami tidak bisa tinggal diam. Ini adalah bentuk kepedulian sekaligus pelaksanaan amanah dari Bapak Presiden dan Panglima TNI agar anak-anak Papua bisa belajar dengan aman dan nyaman, ” tegas Letkol Inf Dedi Risdiantoro.
Ia menambahkan, kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi kekuatan utama dalam membangun wilayah pedalaman Papua yang masih memiliki keterbatasan sarana dan infrastruktur.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 22 personel Satgas diterjunkan untuk mendukung proses rehabilitasi sekolah. Tim terdiri dari personel pertukangan dan pengamanan yang harus berjalan kaki menembus medan berat sambil memanggul material bangunan menuju lokasi sekolah.
Setibanya di Kampung Wome, para prajurit disambut hangat oleh Guru Honorer SDN Kuyawage, Bapa Kardis Kogoya, bersama masyarakat setempat yang ikut membantu proses renovasi secara gotong royong.
Komandan Pos TK Kuyawage, Lettu Inf Arya Sayaka, S.Tr.(Han)., mengatakan pihaknya memastikan seluruh proses rehabilitasi berjalan aman dan lancar dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
“Kami menempatkan personel pengamanan di titik-titik vital agar proses pekerjaan berjalan aman. Namun, pendekatan kepada masyarakat tetap kami lakukan secara humanis sehingga warga merasa nyaman bergotong royong bersama prajurit, ” ujarnya.
Tahap rehabilitasi yang tengah dilakukan meliputi pengecatan ulang seluruh bagian sekolah dan pemasangan tripleks baru untuk menutup plafon yang rusak akibat usia bangunan.
Perwira Seksi Teritorial Satgas Yonif 742/SWY, Letda Inf Hendra Yudha Negara, S.I.P., yang memimpin langsung pekerjaan di lapangan, mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat membantu proses renovasi sekolah.
“Rasa lelah membawa material bangunan terbayar saat melihat semangat anak-anak dan dukungan masyarakat Kampung Wome. Gotong royong ini bukan hanya memperbaiki bangunan sekolah, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan rakyat, ” ungkapnya.
Wajah SDN Kuyawage yang sebelumnya kusam dan rusak kini perlahan mulai berubah lebih baik. Satgas Yonif 742/SWY berharap rehabilitasi sekolah tersebut mampu membangkitkan semangat belajar anak-anak di Distrik Kuyawage demi meraih masa depan yang lebih cerah di Papua Pegunungan.
(Pen Satgas Yonif 742/SWY)

Riansyah